Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Soedirman

Kirim Surat Resmi ke LPIS

PURBALINGGA – Manajemen Persibangga mengirimkan surat kepada PT LPIS yang berisi usulan penundaan jadwal pertandingan tandang melawan Persifa Fakfak. Sesuai jadwal, pertandingan away di tanah Papua ini sedianya akan dilaksanakan pada Rabu (1/5) mendatang di Stadion 16 November Fakfak Papua.

CEO PT Persibangga Sportama, Rohman Supriyadi mengusulkan agar pertandingan ditunda dan jadwalnya diubah. Menurutnya ada beberapa alasan yang mendasari dibuatnya surat tersebut. Yang pertama, Persibangga baru saja melakoni laga kandang melawan Persewon pada Minggu (28/4). Selanjutnya pada Rabu (1/5) Persibangga harus sudah berada di Fakfak untuk melakoni laga tandang. “Padahal perjalanan ke Fakfak memerlukan waktu yang panjang. Kami harus melalui perjalanan darat ke Jakarta, baru dari Jakarta terbak ke Fakfak,” terangnya.

Sementara jadwal penerbangan ke Fakfak juga terbatas. Setelah dilakukan koordinasi ternyata pemain Persibangga baru bisa terbang ke Fakfak pada Rabu (1/5) dini hari. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi fisik pemain jika dipaksakan tetap berangkat. “Setelah tiba di sana kami langsung bermain sore harinya. Ini jelas tidak mungkin,” tandasnya.

Padahal setelah melakoni laga tandang ke Papua tersebut, pada Minggu (5/5), Persibangga juga akan bertanding melawan Persemalra (Maluku Tenggara) di Purbalingga. Seharusnya pertandingan tersebut dilakukan di Tual, Maluku Tenggara. Namun pihak Persemalra sudah mengajukan perubahan lokasi pertandingan. “Maka jadilah pertandingan digelar di Purbalingga. Tuan rumahnya tetap Persemalra,” lanjutnya.

Usulan penundaan jadwal melawan Persifa sudah dikirimkan ke LPIS. Pihaknya berharap secepatnya ada jawaban dari LPIS terkait hal itu. Dengan adanya surat pengajuan tersebut diharapkan timnya tidak di walk out (WO) karena tidak berangkat ke Fakfak. “Kami mohon kebijaksanaan LPIS,” imbuhnya.

Sementara itu karena dipastikan tidak berangkat ke Fakfak maka seluruh pemain Persibangga diliburkan. Mereka akan kembali menjalani latihan pada Rabu (1/5) sore. Manager Persibangga Donny Eriawan mengatakan pihaknya memahami kebijaksanaan manajemen yang memilih tidak terbang ke Fakfak. “Kondisinya memang tidak memungkinkan. Jadwal pertandingan terlalu mepet,” imbuhnya.

Leave a Reply