Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Jenderal Soedirman

PURBALINGGA – Tak ada gol tercipta saat Persibangga kembali beruji coba melawan PSS Sleman, Sabtu (23/3). Pertandingan di Stadion Goentoer Darjono itu berakhir dengan skor 0-0, meski PSS Sleman tidak turun secara full team, karena Budi Sudarsono dan Noh Alam Shah masih berhalangan. Noh Alam Shah sedang mengurus kartu izin tinggal terbatas/tetap, sedangkan Budi sedang masa penyembuhan dari cedera.

Di babak pertama, Laskar Elang Jawa lebih mendominasi serangan, berkali-kali para pemain PSS Sleman menekan pertahanan Persibangga. Dari beberapa tendangan ke gawang, tak satupun merobek jala Suhaimin.

Setelah mendapatkan pengarahan dari arsitek tim, Persibangga mulai menunjukan perlawanan. Lewat bola-bola atas, Skuad Laskar Soedirman melakukan serangan. Menit 48, Willy diganjal kartu kuning, PSS mendapat satu peluang. Namun, tendangan bebas tersebut hanya menghasilkan kemelut di mulut gawang.

Di menit 59, permainan makin memanas, ketika legiun asing Persibangga, Djamel Leeflang masuk mengantikan Faizol. Stiker berpostur jangkung tersebut beberapa kali mencoba melancarkan serangan, tapi kandas di pemain belakang Sleman. Beberapa kali tendangan pojok pun tidak ada yang membahayakan gawang Sleman yang dijaga Ali Barokah.

Satu peluang kembali dimiliki PErsibangga di menit 74, saat pemain Sleman, Waluyo dihadiahi kartu kuning. Namun, lagi-lagi kesempatan itu tidak juga merubah kedudukan.

Mencoba menambah kekuatan, menit 80 Asep digantikan oleh Farikin. Namun, tidak terlalu mempengaruhi pertandingan. Tekanan yang dilakukan tidak mampu memecahkan skor kaca mata. Dari serangan balik, tendangan keras Saptono nyaris berbuah gol, jika sedikit lebih rendah dari mistar gawang.

“Meskipun hanya mampu menahan imbang, tapi dari permainan ini sudah lumayan, cukup puas. Kekuatan Persibangga yang sesungguhnya akan terlihat saat pertandingan resmi nanti,” kata pelatih Persibangga Ahmad Muhariyah, Sabtu (23/3) kepada wartawan.

Ditambahkan, sisa waktu yang ada sebelum kick off akan terus dimaksimalkan. Sehingga kerangka kekuatannya bisa lebih kokoh lagi. Karena di partai pembuka kompetisi PT LPIS 14 April mendatang, Persibangga akan kembali bertemu dengen PSS Sleman.

Sedangkan untuk PSS Sleman, setelah menjajal Persibangga, selanjutnya akan mencoba melawan PSSM magelang pada pekan depan. “Salah satu alasan juga tidak menurunkan full tim, karena Kamis (28/3) akan ujicoba dengan Magelang,” ucap Suparjiono.

Sedikit menilai penampilan tim kota Perwira, dirinya memandang bahwa Persibangga termasuk tim yang sudah solid dan kokoh. Sehingga tidak bisa dipandang sebelah mata pada kompetisi nanti. (Radar Banyumas)

Leave a Reply