Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Jenderal Soedirman

20170803_165553
Kemenangan yang diraih Persibangga saat menjamu Persijap di Stadion Goentoer Darjono, Kamis (3/8) menjadi modal menghadapi laga tandang di kandang PSGC (Ciamis) di Stadion Galuh, Senin (7/8) mendatang. Kemenangan tersebut juga diharapkan menaikkan moral pemain.
“Kondisi psikis dan mental pemain Persibangga mulai terangkat. Mudah-mudahan di empat pertandingan sisa mereka mampu bermain lebih baik. Kita memiliki dua partai tandang dan dua partai kandang lagi,’ kata Media Officer Persibangga Joko Santoso, Jumat (4/8).
Pertandingan tandang setelah menghadapi Ciamis adalah menantang Persibas (Banyumas) di Stadion Satria pada Minggu (27/8). Selain itu Persibangga masih akan menjamu PSCS (Cilacap) pada Sabtu (19/8) dan Persibat (Batang) pada Minggu (10/9) di Stadion Goentoer Darjono. “Apapun masih bisa terjadi. Peluang untuk memperbaiki peringkat masih terbuka,” katanya.
Sementara itu pelatih Ahmad Muhariyah mengatakan setelah bertanding melawan Persijap, anak asuhannya hanya diminta fokus pada pengembalian kondisi. Mereka akan melakukan relaksasi dengan renang di Owabong pada Sabtu (5/8). Rencananya pemain dan official akan berangkat ke Ciamis pada Minggu (6/8) pagi. “Sorenya kami dijadwalkan akan mencoba lapangan di Stadion Galuh,’ terangnya.
Mengenai peluang bertanding di kandang Laskar Galuh, Muhariyah mengatakan kesempatan mencuri angka bahkan meraih kemenangan tetap terbuka. Dia berharap pemain akan semakin bersemangat dan kompak. Mengenai formasi pemain yang akan diturunkan menurutnya akan dilihat menjelang kick off. “Formasi yang diterapkan saat menghadapi Persijap lumayan bagus. Dengan pola 4-4-2, kerjasama antar lini mulai terlihat. Yang terpenting mental pemain harus kuat. Karena kita bermain di kandang lawan,’ tandasnya.
Dia menambahkan kendati kemenangan atas Persijap belum mendongrak posisi Persibangga, namun kemenangan itu diharapkan bisa membuat pemain lebih percaya diri. Menurutnya secara teknis Persibangga dan PSGC berada di level yang sama. “Yang penting anak-anak jangan membuat blunder yang menyebabkan lawan bisa membobol gawang kita,” imbuhnya.(Mo_Jkst)

Leave a Reply