Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Jenderal Soedirman

Kesebelasan Persibangga yang sempat digadang-gadang akan bangkit-setelah mampu mempermalukan Persijap di Stadion Bumi Kartini Jepara, Minggu (7/5) kembali terbenam. Kekalahan menyakitkan terjadi di Stadion Goentoer Darjono, Kamis (11/5) ketika menjamu PSGC (Ciamis).
Gol yang dicetak pemain Aldi Imron di menit 89 membungkam gempita ribuan suporter Persibangga yang sore itu memerahkan stadion. Termasuk diantaranya Komisaris Persibangga yang juga menjabat sebagai Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM langsung menyaksikan pertandingan itu bersama jajaran pejabat.
Persibangga kalah 1-2. Asa yang sempat membumbung ketika pemain pengganti Kosim mencetak gol untuk menyamakan kedudukan di menit 63, pupus seketika. Gol tim lawan yang tak diduga di menit akhir membuat suasana stadion yang semula hingar bingar langsung membisu.
Semua tak percaya. Pasalnya Persibangga mendominasi permainan di babak kedua. Walaupun di babak pertama tim tuan rumah juga sempat tertinggal 0-1, setelah pemain PSGC Ganjar Kurniawan mencetak gol di menit 22. Babak kedua pemain Persibangga bermain seperti “Banteng yang terluka”. Pertahanan PSGC seperti tak bisa bernafas terus digempur trio penyerang Persibangga Gunaryo, Saptono dan Anggi Prabowo.
Namun inilah sepakbola, kondisi tersebut juga pernah dialami Persibangga ketika bertanding di kandang Persijap. Berulangkali gawang Muaziz Syafii kiper Persibangga dibombardir oleh pemain Persijap, namun malah akhirnya Persibangga unggul melalui serangan balik yang dilakukan pemain Amin Aksal di menit 82. Di Stadion Goentoer Darjono sore itu kubu Persibangga yang termangu, serangan balik PSGC membuat kemenangan yang siap direngkuh menjadi lepas dan hilang.
Sudah dua kali Persibangga kalah di kandang. Sebelumnya tim berjuluk Laskar Soedirman itu juga menyerah 0-2 saat menjamu tim “Elang Jawa” PSS Sleman di Stadion Goentoer Darjono, Rabu (26/5). Sedangkan dari empat kali laga di grup 3, Persibangga sudah tiga kali kalah. Kekalahan pertama diderita di pertandingan perdana di kandang Persibat (Batang) di Stadion M Sarengat, Minggu (23/5) lagi-lagi dengan dua gol tanpa balas.
Walau masih ada 10 pertandingan lagi yang masih akan dilakoni, namun jalan yang akan ditempuh tim yang mulai mendapatkan simpati kembali dari suporter itu sangat tidak mudah. Jalan terjal dan berliku harus dilalui. Apalagi Rabu (17/5) nanti, Persibangga harus bertandang ke kandang PSCS di Stadion Wijayakusuma, Cilacap. Lawan yang satu ini adalah tim pemuncak klasemen Grup.
Tim berjuluk “Hiu Nusakambangan” itu adalah tim yang mapan baik segi teknis maupun non teknis. Untuk meraih kemenangan atau sekedar mencuri angka saja bukan hal yang mudah. Namun sepakbola sekali lagi bukan matematika. Persibangga pernah mengalahkan PSCS 2-1 di kandangnya pada turnamen Piala Bupati Cilacap tahun 2015.
Walau kemenangan itu diraih bukan di kompetisi resmi, namun ini menjadi pelecut semangat bagi pemain yang sedang dalam kondisi down setelah dua kalah di kandang. Tak ada tim yang tak bisa dikalahkan. Tiga kekalahan yang diderita harus cukup menjadi pelajaran. Pelatih Persibangga Ahmad Muhariyah dan Manager H Rokhman Supriyadi harus lebih bisa menjalin Chemistry dan meletakkan ego masing-masing.
Tujuannya satu untuk membangkitkan kembali spirit pemain untuk kembali mengejar kemenangan. Tiga kekalahan tak perlu diratapi. Tapi pembenahan harus dilakukan. Perjalanan masih panjang. Selama bola itu bundar, semua kemungkinan bisa terjadi.
Tim Persibangga saat ini dihuni oleh pemain dengan materi diatas rata-rata. Kombinasi pemain senior lokal dan yunior dari Makasar dan Medan merupakan amunisi tangguh untuk menciptakan tim yang bagus. Jangan ada yang merasa lebih mendominasi. Di pertandingan tersisa, Persibangga harus benar-benar menjadi “Banteng yang Terluka” dan yang terpenting haus kemenangan. Tiga kekalahan cukup untuk jadi pelajaran. Buktikan bahwa Persibangga masih ada. Selamat berbenah, perjuangan belum selesai !

Joko Santoso,
Wartawan, pemerhati sepakbola, dan Media Officer Persibangga

Leave a Reply