Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Soedirman

Gagal Bendung Persibas Banyumas di Final

CILACAP – Persibangga gagal meraih trofi pertama tahun ini di laga pra musim Bupati Cilacap Cup 2015. Persibangga harus mengakui kekalahan atas Persibas Banyumas di partai final. Pertandingan yang digelar di Stadion Wijaya Kusuma Cilacap pada Sabtu (24/1) itu berkesudahan 2-0 untuk keunggulan Persibas. Gol masing-masing dicetak oleh Dede Hugo di menit 47 dan Bilton Fernando di menit 77.

Persibangga Runner Up Bupati Cilacap Cup 2015

Persibangga Runner Up Bupati Cilacap Cup 2015 (www.facebook.com/joko.wawasan)

Begitu bubaran, pemain kedua tim bersalaman di lapangan. Skuad Persibas lalu mendekati tribune selatan memberi salam kepada pendukungnya, Laskar Bombastik, pemain Persibangga ke tribune utara menyapa suporter Laskar Braling Mania.

Persibas Banyumas mendapat piala bergilir dan Rp 15 juta, Persibangga piala dan Rp 10 juta. Juara III bersama Persiba Bantul dan PPSM Magelang masing-masing Rp 2,5 juta. Hadiah diserahkan Ketua Umum PSCS Cilacap Farid Ma’ruf, diterima Kapten Persibas Abda Ali dan Persibangga Inggit P.

Laga puncak berlangsung ketat dan menarik. Kedua tim menampilkan permainan bersih, dipimpin wasit David yang tegas dan fair. Persibas didukung sekitar tiga ribu Laskar Bombastik, sedang Persibangga didukung seribu Laskar Braling Mania. Penonton umum sekitar 1.000 orang.

Unggul Komposisi Pemain, Persibas Banyumas Mendominasi Permainan

Sejak kick off, Banyumas menguasai permainan, namun kesulitan membongkar pertahanan Inggit P dan kawan-kawan yang disiplin menjaga daerah. Beberapa peluang didapat, tetapi hilang. Serangan balik Persibangga malah mengancam gawang Persibas, namun masih bisa diselamatkan.

Di babak II, Laskar Bawor mengubah strategi, dengan banyak menyerang lewat sayap. Permainan baru berjalan dua menit, Dede Hugo mencetak gol setelah lepas dari kawalan lawan. Gol kedua dicetak Bilton dengan tembakan keras dari kotak penalti. Setelah itu, sedikitnya empat peluang didapat, namun semua gagal.

Pelatih Persibas Putut Wijanarko mengatakan di babak I anak-anak bermain hati-hati, sehingga malah kurang berkembang. Di paruh waktu kedua mereka tampil lepas, permainan pun lebih hidup dan mencetak dua gol. “Kami bersyukur jadi juara, tim meningkat, evaluasi tetap ada untuk menghadapi Divisi Utama.”

Caretaker Pelatih Persibangga Imam Alip mengatakan sejak awal memprediksi Persibas bakal menjuarai Bupati Cup, karena tim itu paling siap dibanding yang lain.

Sementara itu, Martoyo, Manajer Persibangga, mengaku cukup puas timnya bisa bertemu dengan Persibas di babak final. Kesebelasan berjuluk Laskar Sudirman itu memang masih membutuhkan banyak latihan lagi, supaya betul-betul siap bersaing di Divisi Utama nanti. “Persibangga sebetulnya sudah kompak, tetapi pada pertemuan kali ini Persibas memang lebih unggul di segala lini,” katanya.

Leave a Reply