Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Soedirman

Derby Ngapak Sarat Gengsi

CILACAP – Derby Ngapak bakal tersaji di babak final Bupati Cilacap Cup 2014, antara Persibangga Purbalingga dan Persibas Banyumas. Kedua tim maju ke partai puncak, setelah di semifinal mengalahkan lawan masing-masing. Persibangga mengalahkan PPSM Magelang lewat adu penalti 7-6 Rabu (21/1), sementara Persibas Banyumas menaklukkan Persiba Bantul 1-0, kemarin (22/1). Partai Final akan digelar di Stadion Wijayakusuma Cilacap pada Sabtu 24 Januari 2015.

Bupati Cilacap Cup 2015

Turnamen Bupati Cilacap Cup 2015

Tim pendatang baru Kompetisi Divisi Utama, Persibas Banyumas memastikan diri lolos ke babak final Bupati Cilacap Cup 2015. Laskar Bawor (julukan Persibas) berhasil mengalahkan Persiba Bantul yang musim lalu berkiprah di Indonesia Super League (ISL) dengan skor tipis 1-0. Persibas akan menjadi lawan Persibangga di babak final.

Gol semata wayang dalam pertandingan ini dilesakkan oleh Dede Hugo Kunarko di menit ke-48 dan membawa Persibas unggul hingga peluit akhir.

Bagi Persibangga, pertemuan dengan Persibas ini akan menjadi derby ngapak (Derby Banyumas Raya) kedua di tahun 2015. Sebelumnya Anggi dkk bertemu dengan tim tuan rumah PSCS Cilacap dan berhasil menang 2-1. Derby kali ini dipastikan akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim mempunyai rivalitas tinggi. Pada pertemuan terakhir kedua tim, sempat terjadi rusuh antar suporter di luar lapangan.

Pertemuan terakhir kedua tim itu terjadi di Grup 5 Babak Pertama Divisi I musim 2011-2012. Di leg pertama yang digelar di Stadion Satria Purwokerto 25 Januari 2012, Persibangga berhasil menahan imbang tuan rumah 1-1. Sementara di leg kedua yang dihelat 22 Februari 2012 di Stadion Goentoer Darjono, Persibangga berhasil menang 1-0. Persibas terhenti di babak pertama, sementara Persibangga lolos ke babak final, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Persekap Kota Parusuan. Di musim itu juga Persibangga berhasil memastikan diri lolos ke Kompetisi Divisi Utama, sedangkan Persibas harus tetap tinggal di Divisi I.

“Saya harap tidak ada gesekan antar suporter lagi di Cilacap. Semua pemain harus menampilkan yang terbaik, dan tugas penonton hanya mendukungnya lewat pinggir lapangan,” tegas Manajer Laskar Sudirman, Martoyo.

Panitia sendiri sudah menyiapkan strategi pengamanan pertandingan. Pengurus harian PSCS, Basuki akan menempatkan pendukung masing-masing tim di titik-titik terpisah agar menghindari bentrokan.

“Yang mau bikin ribut, berhadapan dengan warga Cilacap. Tidak boleh ada kisruh di sini,” kata Basuki.

Leave a Reply