Logo PersibanggaFC.com
Logo persibangga

Persibangga Purbalingga

Laskar Soedirman

Bupati Cilacap Cup 2015

CILACAP – Persibangga secara mengejutkan memperoleh kemenangan dalam laga pembuka Bupati Cilacap Cup (17/1). Melawan tuan rumah PSCS Cilacap yang lebih diunggulkan, Laskar Jenderal Soedirman berhasil menang 2-1. Persibangga bertandang ke Cilacap dengan materi seadanya. Persibangga membawa pemain-pemain lokal tanpa pengalaman di liga profesional dan beberapa pemain Puslat Cilacap yang juga masih pemula. Dibandingkan PSCS Cilacap berisi pemain-pemain yang rata-rata sudah beberapa musim di Divisi Utama dan ditambah dukungan ribuan suporter loyal.

Persibangga Singkirkan PSCS Cilacap di Ajang Bupati Cilacap Cup 2015

Persibangga Singkirkan PSCS Cilacap di Ajang Bupati Cilacap Cup 2015
(FB Joko Santoso)

PSCS Cilacap tampil dominan sepanjang laga dan membuat banyak peluang. Sementara Persibangga hanya bisa mengandalkan serangan balik dan bermain taktis. Striker Persibangga Aji Sulistiyono memborong semua gol Persibangga, masing-masing di menit 17 dan 42. PSCS hanya bisa membalas dengan satu gol Julia Mardianus melalui tembakan bebas di menit 93. Dengan hasil ini Persibangga Purbalingga berhasil lolos ke babak semifinal, sementara PSCS Cilacap sebagai juara bertahan harus tersingkir lebih awal.

“Tuhan memberikan berkah kepada kami yang sedang kesulitan” ungkap Martoyo yang memimpin tim Persibangga ke Cilacap seusai laga. Persibangga yang musim lalu bisa memastikan diri bertahan di Divisi Utama, masih belum pasti bisa mengikuti Divisi Utama musim 2015.. Hal ini mengingat klub masih menghadapi masalah keuangan, bahkan masih menunggak gaji para pemain musim lalu.

Kemenangan Menumbuhkan Asa Pemain

Ketua Laskar Braling Mania Bangun Irianto berharap kemenangan itu membuat insan sepakbola Purbalingga terpanggil untuk mengatasi masalah klub. “Sayang sekali kalau sampai tak ikut kompetisi, sementara tim-tim tetangga sedang bersiap,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSCS Cilacap Farid Ma’ruf mengaku kecewa, tetapi dia menganggap kekalahan ini bukan kiamat. Timnya masih pada masa awal pembentukan, masih kurang striker tajam, lini belakang juga perlu dievaluasi. Gol-gol lawan, tambahnya, terjadi karena kesalahan pemain PSCS, bukan melalui serangan terencana.

Mantan Pelatih Persibangga yang kini menukangi PSCS Cilacap, Ahmad Muhariah mengatakan, dalam menyerang, skuadnya sudah mampu membuka pertahanan lawan dan membuat peluang. Kesempatan itu terbuang, karena tiada striker yang menjadi eksekutor di kotak penalti. Pelatih itu mengakui, kehilangan Fernando Taryono sangat berpengaruh terhadap tim. Pihaknya terus mencari striker setara, namun belum menemukan.

Di pertandingan lain, PPSM Magelang berhasil menyusul ke semifinal usai mencukur IM Kroya 3-0 pada Minggu (18/1). Tiga gol PPSM dicetak oleh Budi Manto, Mustofa Toples, dan Wisnu. Dua laga lain akan digelar pada Senin (19/1) antara Kuningan FC melawan Persiba Bantul dan Putra Patra Pertamina menghadapi Persibas Banyumas pada Selasa (20/1).

Piala Bupati merupakan ajang pemanasan buat klub Divisi Utama, khususnya yang eksis di wilayah Banyumas. Musim ini, ada tiga klub eks Karesidenan Banyumas yang bertarung di level kedua, yakni PSCS, Persibangga, dan Persibas. Persibas merupakan wajah baru setelah promosi melalui perjuangan di Liga Nusantara 2014.

“Dengan Piala Bupati, kami bisa mengetahui calon lawan di kompetisi sekaligus memantapkan tim. Kami semakin bersemangat karena tanpa pemain asing, pemain lokal bisa bersaing di klub masing-masing,” kata Manajer Persibangga, Martoyo.

One Response so far.

  1. […] Bupati Cilacap Cup Januari lalu Persibangga mampu menjadi finalis. Di babak penyisihan, Persibangga mengalahkan PSCS Cilacap 2-1 dan di semifinal mengalahkan PPSM Sakti Magelang dengan 6-5. Di final Persibangga kalah 0-2 dari […]

Leave a Reply